Minggu, 04 Desember 2011

D-A-M-A-I (Disiplin-aktif-mengamalkan-aman-ilmu )UNIVERSITAS ALMUSLIM

Disiplin
Disiplin mempunyai makna yang luas dan berbeda – beda, oleh karena
itu disiplin mempunyai berbagai macam pengertian. Pengertian tentang
disiplin telah banyak di definisikan dalam berbagai versi oleh para ahli. Ahli
yang satu mempunyai batasan lain apabila dibandingkan dengan ahli lainnya.
Definisi pertama yang berhubungan dengan disiplin diantaranya:
Disiplin adalah Tingkat konsistensi dan konsekuen seseorang terhadap suatu komitmen atau kesepakatan bersama yang berhubungan dengan tujuan yang akan dicapai waktu dan proses pelaksanaan suatu kegiatan” Depdiknas (1992)
Disiplin yaitu kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu system yang mengharuskan orang untuk tunduk pada keputusan, perintah atau peraturan yang berlaku.Dengan kata lain, disiplin adalah kepatuhan mentaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan”. Andi Rasdiyanah (1995)
Dari berbagai macam pendapat tentang definisi disiplin diatas, dapat
diketahui bahwa disiplin merupakan suatu sikap moral mahasiswa yang terbentukmelalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai – nilai
ketaatan, kepatuhan, keteraturan dan ketertiban berdasarkan acuan nilai moral.mahaSiswa yang memiliki disiplin akan menunjukkan ketaatan, dan
keteraturan terhadap perannya sebagai seorang pelajar yaitu belajar secara
terarah dan teratur. Dengan demikian mahasiswa yang berdisiplin akan lebih
mampu mengarahkan dan mengendalikan perilakunya. Disiplin memiliki
peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia terutama mahasiswa dalamhal belajar. Disiplin akan memudahkan siswa dalam belajar secara terarah danteratur.

Aktif
Aktif adalah pembelajaran membangun pengalaman belajar para mahasiswa dengan berbagai keterampilan proses sehingga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. Sedangkan dosen harus mampu menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi dan mampu memberikan pelayanan pada berbagai tingkat kemampuan dan gaya belajar mahasiswa. Di sisi lain menyenangkan dimaksudkan agar dosen mampu menciptakansuasana belajar yang menyenangkan sehingga mahasiswa memusatkan perhatian secara penuh.
Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan merupakan usaha membangun pengalaman belajar mahasiswa dengan berbagai keterampilan proses untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru, melalui penciptaan kegiatan belajar yang beragam dan mengkondisikan suasana belajar sehingga mampu memberikan pelayanan pada berbagai tingkat kemampuan dan gaya belajar mahasiswa, serta mahasiswa lebih terpusat perhatiannya secara penuh.Suasana pembelajaran abad 21 mengisyaratkan dosen lebih memuji mahasiswa atas hasil karyanya, mengajukan pertanyaan yang menantang, dan mendorong mahasiswa untuk melakukan observasi.dosen tidak di harus kan membuat suasana kelas tegang dan menjelek-jelekan karya mahasiswa karena akan berimplikasi pada ketidak patuhan,fokus belajar mahasiswa akan hilang dan dosen tidak lagi menjadi inspirasi dan motivator bagi mahasiswa.


Mengamalkan
 Allah juga berfirman:
Dan sesungguhnya kalau mereka mengamalkan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan iman mereka (an-nisaa: 66)
Maka lihatlah bagaimanakah keutamaan orang-orang yang mengamalkan ilmu yang telah diketahuinya.
Darisini kita ambil faidah:
1.    Anjuran agar kita semakin bersemangat dalam menuntut ilmu sehingga semoga setiap ilmu yang kita dapatkan, kita berusaha untuk dapat kita amalkan.
2.    Maka seharusnya ini dapat kita jadikan sebagai tujuan utama kita dalam menuntut ilmu, yaitu kita mencari ilmu agar kita dapat mengamalkannya; bukan hanya sekedar “koleksi” ilmu saja. Namun tercermin dalam amal-amal kita, baik amalan hati, lisan maupun anggota badan.
3.    Dengan mengamalkan ilmu (dengan ikhlash), maka pasti allah akan menunjuki kita akan ilmu-ilmu yang belum kita ketahui.
4.    Dengan mengamalkan ilmu (dengan ikhlash) pula, maka akan memperkuat keimanan dalam hati kita.
5.    Dengan mengamalkan ilmu (dengan ikhlash) pula, maka akan membantu kita istiqamah diatas jalan yang haq.
6.    Allah menyebut “mengamalkan ilmu” sebagai salah satu bentuk jihad. Maka ini sebagai jawaban kepada kaum takfiriy yang hanya mengkhususkan jihad kepada jihad qital (perang) saja; yang mana sebenarnya jihad sangat luas maknanya, tidak sebatas perang saja.
7.    Sebagaimana mengamalkan ilmu adalah jihad, maka menuntut ilmu pun merupakan jihad.

Aman
Aman adalah sebuah kondisi yang tentram,damai dan sejahtera tanpa ada suatu tindakan kriminalitas atau kejahatan yang dapat mengganggu instabilitas keamanan baik secara politi,.ekonomi dan social.
Tapi pembelajaran kita di sini,aman adalah kesanggupan seorang mahasiswa dalam melindungi dirinya dari hal-hal yang tidak perlu di lakukan.artinya seorang mahasiswa di tuntut untuk lebih keras dalam menjaga apa saja ilmu yang telah di dapat bisa di pergunakan dalam berbagai hal yang berguna buat dirinya,orang lain dan bangsa –negara.
Contohnya seorang mahasiswa belajar ke amerika,setelah mendapatkan ilmu di sana dan bergelar magister.mahasiswa tersebut pulang ke tanah airnya dan di terima sebagai pegawai di instansi pemerintahan,dalam menata pelayanan public yang baik dan prima malah orang tersebut mempergunakan wewenang sesuka hati.uang rakyat di korup tanpa ingat dosa sedikit pun.ini lah salah satu orang yang pernah mencicipi jadi mahasiswa yang tidak mengamankan keimanan hatinya dalam berbuat baik.

Ilmu
Ilmu (science) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Ilmu adalah pengetahuan tentang sesuatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu.
Ilmu bukan sekadar pengetahuan(knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metodeyang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena science manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistomologi.
Contoh:ilmu alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (materiil saja), atau ilmu spikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika lingkup pandangannya dibatasi ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang konkret. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jarak matahari dan bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi cocok menjadi perawat.