Jumat, 13 April 2012

Darni Dicopot, Pema Unsyiah Pertanyakan Keabsahan Ijazah

Pemerintah Mahasiswa Universitas Syiah Kuala mempertanyakan keabsahan ijazah mahasiswa Unsyiah yang ditandatangani Darni Daud setelah keluarnya surat pemberhentian Darni dari jabatan Rektor Unsyiah.
"Surat pemberhentian Darni Daud dari Mendiknas telah keluar pada 2 Januari lalu, namun pada Februari yang bersangkutan mewisuda ribuan sarjana. Ini yang menjadi pertanyaan sekarang," kata Wakil Presiden Mahasiswa Unsyiah Heri Tamlika dalam siaran pers, Jumat, 13 April 2012.

Seperti diketahui, setelah Darni Daud mencalonkan diri sebagai calon gubernur dalam Pilkada Aceh, yang bersangkutan harus menanggalkan jabatan rektornya. Menteri Pendidikan kemudian mengeluarkan SK Nomor 137/MPK.A4/KP/2012 yang memberhentikan Darni  terhitung sejak 2 Januari lalu.
"Ini yang kami pertanyakan, bagimana mungkin Rektor yang telah diberhentikan masih mewisuda dan menandatangani ijazah wisudawan pada Februari lalu," kata Heri.
Menurut Heri, tindakan Darni membuat para mahasiswa kecewa. "Rektor yang kami hormati selama ini ternyata telah melakukan pembohongan publik dan terkesan haus kekuasaan dengan masih saja menjalankan aktivitasnya di rektorat sekalipun ia telah diberhentikan karena sebab mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Aceh," ujarnya.

Karena itu, kata Hery, pihaknya meminta pihak rektorat memperjelas keabsahan mahasiswa-mahasiswa yang diwisudakan pada Februari 2012 lalu untuk kebaikan bersama.
Sementara itu, The Atjeh Post yang mencoba menghubungi Darni Daud lewat telepon selularnya, tidak diangkat meski telepon telah tersambung.



 http://atjehpost.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar